Alonso Dilarang Bermain Sebanyak 3 Laga Lantaran Ini

Alonso Dilarang Bermain Sebanyak 3 Laga Lantaran Ini
Pemain bertahan The Blues (Chelsea) Marcos Alonso mendapatkan 3 kali larangan bermain pada laga domestik dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) lantaran terbukti bersalah, karena melakukan tackling yang berbahaya terhadap Shane Long ketika Chelsea menghadapi Southampton pada 14 April 2018 lalu. Hukuman tersebut dijatuhan pada 19 April 2018 kepadanya karena dianggap melakukan permainan kasar dan hal tersebut merugikan tim Southampton yang pada saat itu unggul 1-0 sebelum terjadinya pelanggaran tersebut.

Alonso Dilarang Bermain Sebanyak 3 Laga Lantaran Ini

Alonso Dilarang Bermain Sebanyak 3 Laga Lantaran Ini

Alonso berhasil lolos dari pengamatan wasit ketika melakukan tackling tersebut dan wasit tidak meniup peluitnya meskipun sudah dibantu oleh ofisial ke empat. Dalam rekaman ulang yang di ungkapkan oleh FA, ia terlihat menerjang bagian bawah betis Long dan hal tersebut dianggap bisa saja menyebabkan kaki Long patah. Namun, Alonso merasa sanksi yang diberikan FA kepadanya itu terlalu berat dan ia sempat melakukan banding namun langsung ditolak.

Dengan demikian Chelsea harus menemukan pengganti Alonso yang merupakan salah satu pemain utama pada 3 laga berikutnya yakni pada semifinal piala FA yang juga akan menghadapi Southampton, serta 2 laga lagi di Liga Premier Inggris yakni ketika berhadapan dengan Burnley dan Swansea City. Kehilangan bek inti tentu bukan merupakan hal yang dapat dianggap enteng karena Alonso sudah bermain sebanyak 42 laga untuk The Blues hanya untuk musim ini saja.

Alonso Dilarang Bermain Sebanyak 3 Laga Lantaran Ini

Selain itu, ia juga telah menyumbang 7 gol serta 3 assist bagi timnya serta sangat membantu lini penyerangan jika dilihat dari sisi torehan gol yang ia ciptakan. Mark Hughes sebelumnya juga sudah mengkritik keras kinerja wasit usai pertandingan tersebut lantaran kesal dan hal tersebut di nilai sangat wajar mengingat ketika pelanggaran itu terjadi mereka masih unggul dengan skor 1-0 dan seharusnya pertandingaan tersebut bisa saja menjadi kemenangan mereka, jika Alonso diberi kartu merah oleh wasit.

Namun, skor akhirnya berakhir dengan 2-3 dan Chelsea lah yang berhasil membawa pulang 3 poin tersebut. “Shane diterjang pada bagian bawah betisnya. Setelah melihat rekaman ulang insiden itu, saya sangat yakin itu adalah pelanggaran yang seharusnya mendapatkan kartu merah. Ada unsur kesengajaan untuk menyakiti Shane karena posisi tackle tersebut cukup berbahaya. Itu adalah Aksi yang berbahaya dari Alonso, karena bisa saja menyebabkan patah kaki. Bagaimana mungkin bisa tiga ofisial pertandingan sekaligus tidak mengetahuinya? Ini merupakan misteri,” keluh Hughes usai pertandingan.